Thursday, March 3, 2022

AMBISI PUTIN ; RUSIA KEMBALI SEBAGAI SUPER POWER ?.


Vladimiŕ Putin adalah eks. Agen Madya (Letkol) Dinas Intelijen Luar Negeri Uni Soviet yg dikenal dg KGB. Ia mendukung Boris Yeltsin yang melakukan kudeta  terhadap  Gorbachev pada 1991 menjelang bubarnya Uni Soviet yg kemudian pecah menjadi 15 negara baru. Putin kemudian bergabung kedalam Partai Rusia Bersatu & ditunjuk sebagai Perdana Menteri oleh Yeltsin. 

Boris Yeltsin berhasil mengendalikan wilayah Rusia ex Era kekaisaran / Tzar.  Beberapa wilayah berusaha melepaskan diri misalnya Chehnya & Dagestan tetapi bisa diredam. Kini wilayah Rusia meliputi 14 Republik  ( negara bagian ), 23 Oblast/Provinsi. Pada tahun 2000 Putin dipilih sebagai presiden untuk pertama kali setelah mengalahkan saingannya Gennady Zyugenov ketua Partai Komunis Rusia. Dan dipilih untuk kedua kalinya pada th 2012.

Dibawah Putin Rusia semakin terkonsolidasi secara ekonomi & politik terutama dg menjalin kerjasama Keamanan & Ekonomi dg 14 negara ex Uni Soviet lain. Dengan negara  Asia Tengah ( Kazakstan, Uzbekistan, Turkmenistan, Tajikistan, Kirgistan ), dg perbatasan sisi barat  (Belarus, Latvia, Lituania dan Estonia / kecuali Ukraina ) dg wilayah Kaukasia yaitu Moldova, Georgia, Armenia dan Azerbaijan.

Namun federasi Rusia selama dua dekade disibukkan oleh konsolidasi  internal dibidang Politik- Keamanan & Ekonomi.  Baru pd jabatan kedua sbg presiden, Putin mampu. menciptakan stabilitas Polkam & kemajuan Ekonomi sehingga mendorong upaya untuk tampil kembali sebagai kekuatan dunia.Yang menarik adalah bukan hanya melalui diplomasi , tetapi juga dibarengi dengan invasi ke negara tetangga & kegiatan spionase yg intens.

Invasi ke Ukraina diawali dengan merebut Semenanjung Crimea pada 2014, sebab wilayah itu mempunyai nilai stategis sebagai pintu masuk ke Laut Tengah ( Warm Water policy ). Kemudian dilanjutkan invasi ke Donestk, Lohans & kini masuk lebih jauh kedalam wilayah Ukraina. Tujuan pokoknya adalah agar NATO menolak keinginan Ukraina sebagai anggota baru.Sebaliknya Rusia ingin Ukraina sebagai buffer zone yg memisahkan Rusia dg Eropa Barat / NATO.

Langkah berani Rusia tersebut didahului dgn serangkaian operasi Intelejen terhadap Amerika Serikat / AS yg sedang memusatkan dalam perang dagang dg RRC. Beberapa kali Intelijen Rusia berhasil meretas  jaringan internet lembaga  keuangan , administrasi pemerintahan & keamanan AS. Rusia juga terlibat spionase & kontra spionase dg Inggris,sekutu terdekat AS.

Bahkan Rusia juga diduga melakukan spionase dalam pemilihan presiden AS pd 2016 guna mendukung Donald Trump yg dianggap lebih menguntungkan Rusia.. Demikian juga dalam Pilpres AS 2020, Intel Rusia menciptakan isu penyuapan bisnis keluarga Capres Joe Biden di Ukraina agar tidak terpilih. 

Upaya Rusia untuk tampil kembali sebagai salah satu super power menyaingi AS sesungguhnya telah dimulai pd 2006. Dalam hal ini Rusia bersama RRC , Kazakstan, Uzbekistan, Tajikistan, Kirgistan mendeklarasikan Shanghai Cooperation Council / SCO yg dimaksudkan sebagai rintisan aliansi pertahanan baru. Amerika Serikat pernah melamar menjadi observer,tetapi ditolak.

Dalam invasi ke Ukraina saat ini, Putin dg cerdik melancarkan Psy War, suatu tehnik dalam kegiatan Intelijen/Spionase dg cara menyebar informasi ttg perintah untuk menyiapkan senjata nuklir guna menakut nakuti lawan. Opini dunia pada saat ini umumnya waswas atau khawatir bahwa Putin akan memulai “Perang Nuklir”. 

Regards,
R. Arif Y Sutoyo, M.H,MPA,Ph.D
Wadir IV 





Wednesday, March 2, 2022

Serangan Rusia kepada Ukraina sudah Direncanakan Matang.


Tidak sedikit perbedaan pandangan para pakar Analyst & juga Assessment Lembaga Intelijen Dunia, mengenai langkah Putin menyerbu Ukraina secara keseluruhan. CIA, SIS,MOSSAD,MSS maupun BIN  sampai saat ini masih melaksanakan pengumpulan Baket data (bahan fakta²) & menganalisa seluruh percakapan terkait Vladimiŕ Putin di lingkar terdekatnya.

Ada issue bahwa Vladimiŕ Putin sedang mengalami gangguan saraf sehingga sudah tidak lagi rasional. Dia juga dinilai hanya dilingkari klik terdekatnya dalam menerima bisikan. Para ahli kebijakan sdh tdk didengar. Apa benar? Tentu perlu diuji dgn analisa lainnya.

Analisis saya sewaktu hadir dlm Rapim Tertutup  minggu yg lalu, 

yakni,Sumber serangan ke Ukraina sudah terencana lama & akarnya sudah 30 tahun yang lalu semenjak bubarnya Uni Soviet. Negara menjadi terbagi namun Vladimiŕ Putin & Loyalis berhasil membentuk Federasi Rusia. Bekas Soviet dihantam Colour Revolution yg mengusung kebebasan menentukan nasib sendiri untuk menjadi negara (Self Determenation).

Meski terkeping-keping, Bangsa Rusia tetap mempunyai perasaan bahwa mereka adalah Bangsa besar. Harus kembali menjadi besar pada suatu saat. Bagi para tokoh Rusia termasuk Vladimiŕ Putin, Colour Revolution bukan tanpa maksud tapi ada muatan pelebaran pengaruh kekuasaan USA di Eropa Timur sebagai negara Adi Kuasa. Benar saja banyak eks Soviet yg bergabung NATO termasuk Ukraina.

Seorang pemikir Politik Rusia bernama Sergei Karaganov membuat konsep untuk kebesaran Bangsa Rusia & counter pada colour revolution yg kemudian dinamakan dengan Doktrin Karaganov. Dalam Doktrin Karaganov Rusia harus melindungi Bangsa Rusia yg berada di negara tetangga seperti di Ukraina. Oleh sebab itu Rusia harus mengembalikan seluruh wilayah bekas Uni Soviet. Cara yg dilakukan hanya dengan jalan perang. Cepat atau lambat Rusia akan berperang dengan USA dan sekutunya yg mengepung Rusia dengan menempatkan senjata nuklir di negara bekas Uni Soviet.

Doktrin strategis Karaganov harus ditopang "War Strategy Management" apa yg akan dilakukan Rusia dalam mengambil alih bekas Uni Soviet. Jenderal bernama Valleri Gerasimov membuat konsepnya yg kemudian dinamakan dengan "Doktrin Gerasimov". Doktrin Gerasimov mengusung "Strategy Hybrid War " antara perang konvensional dan unkonvensional.
Jika Clauswitz melihat perang adalah hasil dari kebuntuan politik maka dalam Doktrin Gerasimov bisa juga politik hasil dari kebuntuan perang.

Perang & damai juga bercampur hal itu diambil dari Leo Tolstoy: War and Peace. Perang bukan hanya pertempuran senjata konvensional tapi juga Politik Ekonomi, Budaya, Biologis, Elektronik, Cyber, & Narasi. 

Bila dilihat dari sudut pandang Doktrin Karaganov & Doktrin Gerasimov maka saya dpt memastikan serangan Vladimiŕ Putin ke Ukraina sudah lama direncanakan & sekaranglah saatnya. Dia mengambil langkah “Preemptive Strike”.



Regards,
R.Arif Y Sutoyo,M.H,MPA,Ph.D
Wadir IV 

Thursday, February 24, 2022

DAMPAK PERANG RUSIA & UKRAINA BAGI NEGARA INDONESIA

INDONESIA HARUS BAGAIMANA?

Selama ini banyak yg beranggapan Bahwa Indonesia Terlalu Lemah dimata China & Amerika. Apa betul begitu? 
Indonesia seakan selalu menjadi pihak yang dirugikan ,apabila Terlibat dalam perjanjian dg dua negara Adi Kuasa tersebut. Betulkah ? (Silahkan jawab sendiri).

Indonesia tidak boleh memihak kepada salah satu negara. Juga tidak boleh Netral.Tidak punya posisi.Indonesia harus punya komitmen sendiri yang membawa keuntungan bagi Rakyat. Tidak boleh membebek apalagi menjadi Jongos Amerika & China. Justru indonesia harus dpt memanfaatkan momen perang Ini (Rusia-Ukraina).


GLOBALIS ANTI DENGAN KEMANUSIAAN
Sekitar 13 juta Aborsi dilakukan di China setiap tahun. Disisi lain, Biden akan Sahkan Undang-Undang Hak LGBTQ di Seluruh Dunia,Biden juga selalu mendukung langkah Israel untuk menginfiltrasi Palestin.

APA YANG DISUKAI GLOBALIS 
Globalis suka dg Negara Otoriter & membenci Negara Demokrasi.Karena lebih mudah membeli suara pucuk pimpinan dari pada membeli suara rakyat yg cerdas dlm mengkritisi.Begitu Pucuk Pimpinan dikuasai,dg mudah Satu negara dikuasai ! 

OBOR (ONE BELT ONE ROAD) / JALUR SUTERA MODERN.
atau yang kini telah direvisi menjadi proyek Belt Road Initiative (BRI).
OBOR digunakan Sebagai cara untuk mengukuhkan dominasi China dalam jaringan Perdagangan Global,termasuk berpotensi menjadi alat Ekspansi Militer mereka. Indonesia Pernah memiliki pengalaman tak menyenangkan dg kerjasama Model Turnkey Project yg pada Akhirnya membuka jalan Bagi pekerja Kasar China Masuk ke Indonesia.

INDONESIA WAKTUNYA SEKARANG!
Berdasarkan fakta dilapangan saat ini terjadi Perang antara Rusia (yg di back up China) dg Ukraina ( yg di back up USA).

Saat mereka fokus dalam medan perang. Ini kesempatan(Berlian) bagi Indonesia untk melepaskan diri dari jerat Amerika & China.

PERTEMUAN RAHASIA YANG MENGUBAH CHINA MENJADI NEGARA ADI KUASA.
Pertemuan tersebut dihadiri oleh tokoh Politik & Intelijen yg merapatkan perubahan besar bagi China. Sayangnya ditahun yang sama meletus peristiwa TIANANMEN (4 Juni 1989) yg menewaskan ratusan masyarakat Sipil. Begitulah jika dipimpin oleh Penguasa Otoriter yg membungkam suara Rakyat.Hasil positif dari Pertemuan Rahasia yaitu ,Pertemuan tersebut mengubah China 180 derajat,dari negara miskin dan terbelakang menjadi Negara Maju dan kiblat Seluruh barang produksi didunia. Bahkan China Melepas diri dari IMF & membuat kebijakan sendiri soal mata uang ,cetak uang,dll tanpa menuruti kemauan IMF.

DUKUNGAN UNTUK JOKOWI
Jokowi mendapat dukungan sekitar 70% suara diparlemen.Ini sangat memungkinkan untuk pembuatan UU yg bisa mempercepat Pembangunan Bangsa & Negara. (ASALKAN TIDAK ADA NIAT KORUP BAGI PARA PEJABATNYA) 

TREN BARU DEGLOBALISASI 
Deglobalisasi adalah Proses berkurangnya Saling ketergantungan Dan integrasi antara negara-negara di seluruh Dunia dalam periode sejarah ketika perdagangan Ekonomi & Investasi antar negara menurun. Ini adalah Kesempatan Indonesia untk jadi negara mandiri & swasembada dalam segala sektor.

TERCIPTANYA PASAR LOKAL
Dampak pengisolasian diri /lockdown(awal Covid 19) yg paling dapat dilihat & dirasakan dampaknya terutama adalah pada sektor Ekonomi.Ketika pergerakan orang & barang sangat dibatasi bahkan dilarang,maka terputuslah migrasi orang & aliran barang yg selama ini justru menjadi variabel Terjadinya globalisasi Ekonomi Neoliberal. Maka pasar bebas tunggal universal pun terfragmentasi ,ketika rantai pasok barang harus diputus,dan diciptakan pasar-pasar baru yang bersifat nasional bahkan lokal.

JANGAN JADI BUDAK NEGARA ADIKUASA 
Kata-kata ini seolah hanya utopia saat ini. Sebagai negara yg tertawan hutang China,tampaknya akan sulit bagi Indonesia untuk tidak mengikuti apa yg China inginkan. Seorang yg sedang tercekik Tak ada pilihan baginya Selain mengikuti Apa yg di inginkan oleh si Pencekik (mari Kita Do'a kan Pak Jokowi Agar Kuat & Sehat) 

YUAN Vs RENMINBI APA BEDANYA ?
Renminbi adalah Mata uang resmi RRC, dan berarti "mata uang Rakyat" dalam bahasa mandarin, Yuan adalah satuan mata uang. Mata uang China,Renminbi,hanya digunakan dalam transaksi perdagangan Internasional. Dengan kata lain,"yuan" Berlaku bagi penyebutan satuan/nilai barangnya,sedangkan"Renminbi"adalah nama mata uangnya.

MATA UANG DIGITAL
Sekarang ini bukan eranya lagi,mencetak uang pakai kertas ,atau pakai logam.Selain itu merusak Alam karena Uang berbahan dasar Kertas yg berasal dari penebangan pohon,atau dari logam yg berasal dari proses pertambangan.

CETAK E -RUPIAH BERBASIS PROJECT 
Cetak uang Digital adalah Solusinya ,selain lebih efektif ,efisien ,aman ,dia juga lebih ramah lingkungan.Pandemi ini adalah moment besar bagi Indonesia untuk Memulai total Seluruh tatanan kehidupan.UMKM & IKM Indonesia sulit maju karena terkendala Dana. Kata siapa buka usaha tdk butuh modal ? tdk ada modal = mati suri, selama ini SANTARA telah banyak kontribusi thdp pelaku UMKM berkembang dengan memberi tambahan modal. Sementara negara saat ini Diambang Kebangkrutan.

Cetak Uang sendiri adalah solusinya , Amerika & China Cetak sendiri uangnya. Indonesia tunggu apa lagi ? 

SKEMA CETAK UANGNYA BEGINI 
Negara cetak uang ,kemudian dibagikan Kepada UMKM & IKM sebagai Hutang. Mereka tetap dikenai kewajiban mengangsur. Nah ,uang mengangsurnya ini tdk boleh digunakan lagi oleh Negara,tapi DIMUSNAHKAN, supaya tdk terjadi kelebihan peredaran Uang. Inflasinya darimana kalau begini ?? Krn perputaran uang negara tetap sama.Yang membedakan adalah Perputaran uang ditengah masyarakat ,Siklus usaha semakin Berkembang. 

EFEKNYA????
Efeknya pertumbuhan Ekonomi bakal benar-benar meroket keatas ,Bukan meroket kebawah alias nyungsep seperti saat ini.Indonesia akan menjadi negara Adidaya,bukan lagi dianggap negara Kaleng-kaleng kosong.

INI MEMANG BUTUH PENGORBANAN
Untuk menciptakan sesuatu yg baru Ya butuh keberanian.Jika Pejabat tdk berani Bergerak sendiri , silahkan Terjunkan Anak bangsa Yg Pemberani Untuk mengobrak-Abrik Amerika & China.

FLASH BACK PERJUANGAN 1945
Tahun 1945 Nusantara Berjuang bersama Krn merasa sama-sama terjajah ,sama-sama menderita. Nah Itu dulu, sekarang ini dibalik rakyat yg menderita (ketika panen raya harga komoditi lokal anjlok krn gerbong impor dibuka lebar ,pupuk langka,minyak goreng langka,kedelai dsb,,) ,ada kartel yg senang& tertawa . Ini adalah bentuk ketidak adilan Yg harus negara selesaikan.

97% TENAGA KERJA ADA DI UMKM-IKM 
Negara Wajib Hadir untk segera Urusi Usaha kecil ,beri mereka modal ,beli produknya, Ketika UMKM -IKM bisa jalan,untung,maka pekerja didalamnya juga kebagian untungnya.Mereka punya duit ,bisa beli kebutuhan,yg dibeli juga untung ,mereka bisa beli Kebutuhan mereka ditempat lain dst,,dst,, Sebenarnya pejabat ini paham (hanya saja belenggu KORUPnya yg susah dihilangin)


TIME IS NOW !!! 
Jangan ditunda-tunda lagi, Waktu yg terbaik  adalah  saat ini .Kesempatan masih terbuka ,tinggal niat ambil atau acuhkan.Sudalah jgn mengurusi yg ngga Penting (untk para menteri) Sudah saatnya negara bangkit Dan berlari sekencang-kencangnya ,kita sudah jauh ketinggalan Dari negara tetangga.




 





Monday, February 21, 2022

Pesawat N250

Awalnya ikut sistem,melawan lalu di gagalkan. Upaya menggagalkan sejatinya sudah ada sejak Abad 17 , Dimana Raja Louis XVI diekspos media secara Massive tentang bagaimana perilakunya didalam Istana,seberapa banyak uang keluarganya,& hal² lain yg membuat sentimen Masyarakat Perancis. Maka tersulutlah emosi masyarakat untuk melakukan Revolusi besar²an ,Raja beserta keluarganya didemo,diserang,ditangkap hingga dipenggal.

Itu merupakan Skenario ,agar monarki tdk berkuasa , lalu muncullah yg sudah dipersiapkan Untuk menggantikan kedudukan Raja Louis XVI yakni Napoleon Bonaparte (cikal bakal VOC) 

Napoleon Bonaparte adalah wayang dari para elit yg diberi tugas khusus untuk menghapus sejarah di berbagai Eropa hingga Afrika Utara.

Gagalnya Soekarno (Presiden pertama RI) keluar dari PBB & Mangkraknya produksi N250 juga merupakan cara yang sama dengan yang mereka gunakan untuk Raja Louis XVI, hanya saja caranya lebih halus ,sedikit manusiawi,& terstruktur. 

Tujuannya agar : NKRI Gagal menjadi Macan Asia untuk menguasai sektor industri Pesawat.



Saturday, February 19, 2022

INSIDEN BENDERA DI HOTEL YAMATO

Insiden Bendera di Hotel Yamato ini ini terjadi pada tanggal 19 September 1945. Peristiwa ini terjadi di Jalan Tunjungan di kota Surabaya. 
Peristiwa yang disebut Insiden Bendera ini berdasarkan catatan sejarahnya berawal dari dikibarkannya bendera Belanda yang berwarna Merah-Putih-Biru di tiang bendera hotel yang  bernama Hotel Yamato malam hari pada tanggal 18 September 1945. 

Perintah mengibarkan bendera Belanda ini berasal dari Victor Willem Charles Ploegman, seorang pemimpin dari organisasi Indo Europesche Vereniging (IEV) yang diangkat oleh NICA menjadi Wali Kota Surabaya. 
Atas perintah Victor Willem Charles Ploegman   bendera Belanda dikibarkan untuk merayakan ulang tahun Ratu Wilhelmina yang jatuh pada tanggal 31 Agustus.

Hotel Yamato yang menjadi tempat terjadinya Insiden Bendera ini menurut catatan dari Wikipedia Indonesia memiliki banyak nama.
Pada awalnya bernama Hotel LMS, kemudian menjadi Hotel Oranje, berganti nama menjadi Hotel Yamato, lalu Hotel Hoteru dan sekarang menjadi Hotel Majapahit.

Pengibaran Bendera Belanda yang berwarna Merah-Putih-Biru ini tentu saja mendapatkan banyak reaksi dari pemuda pejuang di kota Surabaya. Karena Indonesia sudah merdeka, 17 Agustus 1945, tentu saja Bendera Belanda tidak tepat dikibarkan lagi. Residen Soedirman dan beberapa pemuda pejuang pada tanggal 19 September 1945 meminta kepada Victor Willem Charles Ploegman untuk menurunkan Bendera Belanda dan menggantinya dengan Bendera Merah Putih, karena Indonesia sudah merdeka. Namun permintaan ini ditolak oleh 
V.W.C. Ploegman.

Karena penolakan itu maka pemuda pejuang 
di Surabaya dibawah komando dari Residen Soedirman mengepung Hotel Yamato dan segera menaiki Hotel Yamato dengan memakai tangga. Mereka kemudian menurunkan paksa Bendera Belanda dan menyobek Warna Birunya kemudian mengibarkannya kembali sehingga tampak menjadi Sang Dwi Warna, Bendera Merah Putih. 

Dalam foto dokumentasinya tampak 4 orang pemuda yang naik ke Hotel Yamato ini. 
Dari keempat pemuda itu diyakini dua orang pemuda itu bernama Hariyono dan Koesno Wibowo. Hariyono adalah pengawal Residen Soedirman dan Koesno Wibowo adalah aktivis pemuda pejuang yang berasal dari Kampung Peneleh, Surabaya. Untuk dua pemuda yang lain memang tidak diketahui namanya secara pasti, siapakah mereka, nama dan asalnya.

Namun dalam beberapa media belakang menyebut dan menceritakan tentang biografi singkat dari kedua pemuda itu. Menurut kisah yang ditulis oleh media, nama kedua pemuda itu adalah Noer Sidik dan Ya' Syarif Umar.
Noer Sidik adalah pemuda pejuang Surabaya yang tinggal di Kampung Kaliasin sedangkan Ya' Syarif Umar ternyata bukan dari Jawa, Ya'  Syarif Umar berasal dari Kalimantan Barat.

Berikut ini kisah keduanya yang dicuplik dari media online tentang kisah kedua pemuda itu.

1. Noer Sidik
Perobek Bendera Belanda di Hotel Yamato

Cerita itu semula tidak diketahui oleh Sri Soekarti (70). Dia tidak mengira kalau ayahnya itu salah satu pelaku perobekan bendera Belanda di hotel yang sekarang bernama Hotel Majapahit Jalan  Tunjungan Surabaya. Peristiwa itu terjadi pada tanggal 19 September 1945.

”Saat saya kecil, bapak sering bercerita kisah para nabi. Tidak pernah bercerita tentang peristiwa perobekan bendera di Hotel Yamato itu,” kata Sri Soekarti di rumahnya Kaliasin VIII. 

Ia baru mengetahui setelah guru mengajinya 
di Masjid Sholeh, Mat Yasin Wisatmo, yang bercerita peran bapaknya di peristiwa itu. Mat Yasin Wisatmo adalah aktivis Muhammadiyah Surabaya menantu dari Kiai Usman, pendiri dari Masjid di Kaliasin itu.

Hingga kini perobek bendera di Hotel Yamato diklaim pelakunya hanya Hariyono dan Koesno Wibowo. Hariyono pengawal Residen Sudirman dan Koesno Wibowo, seorang aktivis pemuda dari Peneleh Surabaya. 
Dalam foto dokumentasi tampak ada empat orang di menara tempat bendera hotel. 
Salah satu di antaranya adalah Noer Sidik, 
Arek Suroboyo dari Kaliasin yang berasal dari  Muhammadiyah Kaliasin.

Noer Sidik menikah dengan Mustama, anggota Aisyiyah. Dari pernikahannya mereka dikaruniai lima anak, yaitu : Sri Soekarti, Hartono, Vamuji, Mamik Nuriyati, dan Man Hadi.

Mukti Hari, sesepuh dari kampung Kaliasin, menceritakan juga kisah Noer Sidik. 
Pada masa pendudukan Jepang, Noer Sidik aktif sebagai pemuda Masjid Sholeh. 
Noer Sidik ikut dalam latihan bela diri bersama pemuda-pemuda lainnya di Kaliasin dengan guru silat Kiai Usman.

Pada saat perobekan bendera Belanda di Hotel Yamato, Noer Sidik terjatuh pada waktu turun. Ia kemudian dibawa ke Rumah Sakit Simpang. ”Lukanya cukup parah. Ada patah tulang. Butuh waktu yang agak lama untuk menyembuhkan. Sampai akhir hayatnya, dia masih merasakan rasa nyeri bekas lukanya,”  

Dia menjelaskan, cerita ini harus dibuka agar banyak orang tahu bahwa arek Muhammadiyah Kaliasin juga berada di atas Hotel Yamato ikut merobek bendera Belanda menjadi Bendera Merah Putih. Jadi bukan hanya dua orang, Haryono dan Koesno Wibowo. Ada juga Noer Sidik, Arek Kaliasin dari Muhammadiyah yang namanya masih belum ditulis dalam sejarah.

Dia menegaskan mendapat cerita itu dari bapaknya, Mat Yasin Wisatmo. “Bapak saya ikut hadir di peristiwa 19 September itu dan menyaksikan sendiri Noer Sidik naik menara bersama pemuda lainnya,” 

Menurutnya Noer Sidik lahir di Mojokerto pada tahun 1910. Pada saat remaja, dia merantau ke Surabaya mengikuti saudaranya. Noer Sidik bekerja sebagai sopir di Kantor Gubernur Jawa Timur, hingga akhirnya bertugas menjadi sopir dari Gubernur Soerjo.

Tahun tahun 1950-an Noer Sidik kemudian pindah menjadi sopir di perusahaan koran yang bernama Djaja Post di daerah Kembang Jepun, yang sekarang menjadi  Jawa Pos. Ini tempat kerjanya terakhir hingga meninggal dunia pada tahun 1965 karena penyakit jantung.
 

2. Ya' Syarif Umar 
Kisah Pemuda Asal Kalbar yang Ikut Merobek Bendera Belanda di Surabaya

Nama almarhum Ya` Syarif Umar, sebenarnya tidak begitu familiar di masyarakat Kalimantan Barat. Padahal ia adalah eksponen angkatan 45 dan sekaligus anggota Legiun veteran Republik Indonesia (LVRI) dan seorang purnawirawan TNI. Ya' Syarif Umar tidak hanya punya andil untuk Kalimantan Barat, ia juga punya andil kolektif di tingkat nasional. Tokoh pejuang ini merupakan salah satu orang yang ikut secara kolektif ikut dalam pendirian TNI Angkatan Laut melalui BKR (Badan Keamanan Rakyat) Pasca-Indonesia Merdeka.

Ya' Syarif Umar lahir di Ngabang, Landak , Kalimantan Barat pada tanggal 12 Desember 1924. Semula ia sekolah di Overgangschool 
di Ngabang, Kalimantan Barat, kemudian ia  melanjutkan sekolahnya di  Pendidikan Guru Sekolah Rakyat (PGSR). 
Karena kedatangan tentara Jepang pada akhir tahun 1941 memaksa Ya' Syarif Umar berhenti sekolah.

Namun di awal tahun 1942, pada saat Jepang mulai berkuasa, Ya' Syarif Umar ikut pendidikan militer laut (Kaiinyo Saijo) di kota Makassar, Sulawesi Selatan dan Ya' Syarif Umar menjadi perwira militer AL.

Pada tahun 1944, saat ditempatkan oleh militer Jepang di Pare-pare, Ya' Syarif Umar mengajak sejumlah pemuda untuk berjuang ke pulau Jawa. Sebelumnya Ya' Syarif Umar memang telah mendengar adanya gerakan kemerdekaan Indonesia.

Menjelang bulan Agustus 1945, Ya' Syarif bersama beberapa temannya, berlayar menuju Pelabuhan Tanjung Perak, di Surabaya, Jawa Timur dengan menumpang kapal dagang Bugis. Tiba di Surabaya, Ya' Syarif Umar mulai  bergabung dengan para pemuda yang bergerak di Angkatan Laut. Kemudian mereka sepakat untuk membentuk BKR Laut, cikal bakal dari TNI Angkatan Laut.

Ya' Syarif Umar menjadi salah satu pemuda yang terlibat dalam Insiden Bendera di Hotel Yamato Surabaya pada tanggal 19 September 1945. Insiden Bendera itu kemudian menyulut api konflik yang lebih besar, dan puncaknya terjadi peristiwa 10 November 1945. 

Ya' Syarif Umar bersama dua putra Kalimantan Barat yang lainnya, yaitu Imran atau Ya' Muran Saiyan, dan Abdul Murat atau Badung, ikut bergabung dalam perang kemerdekaan di pulau Jawa. Usai peristiwa Surabaya, Ya' Syarif Umar meneruskan karir militernya di TNI AL. Antara tahun 1945 ~1949, Ya' Syarif Umar juga keluar masuk hutan bergerilya dan ikut dalam memadamkan pemberontakan PKI di Madiun.

Pada akhir tahun 1950 saat Republik Indonesia Serikat, Ya' Syarif Umar adalah orang yang menyatakan kekecewaannya. "Mengapa kita menerima bentuk serikat, yang ketika itu masih ada antek-antek eks kolonial ikut di dalamnya," 

Pada tahun itu Ya' Syarif Umar mengundurkan diri dari kemiliteran, dan selanjutnya aktif di bidang sosial kemasyarakatan. Ya' Syarif Umar wafat pada tahun 1998 dan dimakamkan di Taman Makam Pahlawan Dharma Patria Jaya di Kecamatan Sungai Raya, Kabupaten Kubu Raya, Kalimantan Barat.

Meskipun pernah menjadi pejabat negara, namun Ya` Syarif Umar lebih memilih hidup sederhana. Hal itu merupakan prinsip dalam hidupnya yang dipegang teguh hingga akhir hayatnya. Ada dua sikap hidup yang selalu dipegangnya yaitu : Hidup sederhana tapi berpikir luhur dan  yang kedua : Perjuangan adalah ibu dan bapak dari segala-galanya.

Semasa hidupnya, Ya' Syarif Umar pernah mempelopori berdirinya asrama KPMKB di Yogyakarta. Dulu, rumah sakit bersama-sama  direbut dari Militer Belanda. Ya' Syarif Umar juga menjadi salah satu penggagas perguruan tinggi di Kalimantan Barat. 

Ya' Syarif Umar mendorong para tokoh dari Kalimantan Barat untuk merencanakan berdirinya sebuah Universitas di Kalimantan Barat dan Universitas Daya Nasional resmi didirikan pada tahun 1959, yang merupakan cikal bakal dari Universitas Tanjungpura.

Sempat menjadi anggota MPRS RI 1960-1972, anggota DPRD Kalimantan Barat untuk periode 1972 - 1977 dan 1977- 1982. 
Ia juga mendorong dibangunnya RSUD, dan mengusulkan agar nama dr Sudarso, yang  diabadikan untuk rumah sakit itu. Usul itupun akhirnya dikabulkan.
 

#Sekilas kisah tentang Victor Willem Charles Ploegman

Victor Willem Charles Ploegman 
adalah seorang pemimpin organisasi Indo Europesche Vereniging (IEV) yang diangkat oleh NICA menjadi Wali Kota Surabaya. 
Pada tanggal 18 September 1945 malam hari  atas perintah dari Victor Willem Charles Ploegman, Bendera Belanda dikibarkan di Hotel Yamato untuk merayakan ulang tahun Ratu Wilhelmina yang jatuh pada 31 Agustus.

Victor Willem Charles Ploegman akhirnya jadi aktor pemicu Insiden Bendera yang terjadi pada tanggal 19 September 1945. Pemuda pejuang Surabaya menjadi marah dan Victor Willem Charles Ploegman akhirnya meninggal dunia dalam peristiwa ini.

Berikut ini adalah kisahnya yang ditulis dalam catatan Wikipedia Indonesia.

Victor Willem Charles Ploegman, lahir pada tanggal 25 Februari 1893 di kota Tegal, Jawa Tengah dan meninggal dunia di Surabaya, 
20 September 1945 dalam usia 52 tahun. 
Hidup di lingkungan birokrat dengan kultur Eropa yang kuat membuat Victor Willem Charles Ploegman menjadi pemuda yang cerdas, disiplin dan juga keras kepala.

Victor Willem Charles Ploegman menamatkan pendidikannya di negeri Belanda dan meraih gelar sarjana hukum. Ia mendapatkan titel yang sangat bergengsi bagi kaum Eropa di tanah Hindia Belanda. Setelah lulus sekolah Charles Ploegman melanjutkan karier sesuai bidang keilmuannya, yakni menjadi seorang advokat. Ia menjadi konsultan hukum untuk perusahaan lokal milik Hindia Belanda dan mengurusi juga adminitrasi pertanahan di negeri jajahan.

Charles Ploegman kemudian menikah dengan gadis bernama Adelien J. Van Leewen, dan  dikaruniai beberapa putra. Sebelum Jepang masuk Hindia Belanda, Charles Ploegman tinggal di Reinersz Boulevard, yang kini berganti nama menjadi Jalan Diponegoro, Surabaya. Sebagai praktisi hukum Charles  Ploegman mempunyai banyak relasi dan loyal terhadap pemerintah Hindia Belanda, sehingga ia dikenal luas oleh elit kolonial. Pantas jika Charles Ploegman kerap dipercaya memegang  organisasi.
 
Charles  Ploegman pernah menjabat sebagai Ketua Indo Europesch Verbond ( IEV ) sebuah perkumpulan warga Indo-Eropa yang tinggal 
di Hindia Belanda. Pasca kekalahan Jepang tahun 1945, ia kembali ke Indonesia sebagai anggota elit organisasi RAPWI “Rehabilitation of Allied Prisoners of War and Internees” dan AFNEI “Allied Forces Netherlands East Indies” serta terdaftar dalam jajaran NICA.
Dalam NICA atau “Netherlands Indies Civil Administration” dibentuk Komite Kontak Sosial yang kemudian berkantor di Hotel Yamato, Jalan Tunjungan No. 65, Surabaya. 
Bahkan saat itu pemerintah kerajaan Belanda menunjuk Charles Ploegman sebagai walikota Surabaya ( Calon Walikota Surabaya ).

Pada tanggal 18 September 1945 petang hari Charles Ploegman mengibarkan bendera Belanda di menara utara Hotel Yamato, meski sebenarnya ia tahu bahwa bangsa Indonesia telah memproklamasikan kemerdekaan sebulan sebelumnya. 

Charles Ploegman bersikukuh pengibaran bendera tri warna tersebut untuk memperingati ulang tahun Ratu Wilhemina, pemimpin dari  kerajaan Belanda yang jatuh pada tanggal 
31 Agustus. Tindakan inilah yang kemudian memancing emosi rakyat Surabaya sekaligus menghantarkan Charles Ploegman di ujung kematian.

Tanggal 19 September 1945 merupakan hari kelam bagi Charles Ploegman. 
Ratusan massa menggeruduk Hotel Yamato, memaksa agar bendera Belanda yang masih berkibar di puncak hotel segera diturunkan. Keadaan cukup menegangkan, menit demi menit bagai gulungan ombak, massa semakin tidak terkendali. 

Sempat terjadi perundingan antara Residen Soedirman dengan Charles Ploegman namun berlangsung alot. Pecah kontak fisik ini, Sidik pendamping dari Residen Soedirman gugur terkena letusan pistol. Sedangkan Charles  Ploegman terluka. Keesokan hari tanggal 20 September 1945 V.W.Ch Ploegman sang aktor sejarah menghembuskan napas terakhirnya 
di rumah sakit CBZ Simpang dalam usia 52 tahun.

Saturday, February 12, 2022

Metaverse vs Metaphysics

A metaphor can be taken as beyond averse or sign, or beyond the universe, if averse is a piece of the universe. In short, it goes beyond our imagination, according to neal Stephenson's fantasy novel snow crash, when a metaphor was first spoken in 1992.

If metaphysics are far more complex, clairvoyant and unverified, a metaphor would descend to earth, greeting our logic of commerce more kindly, for those who reject the concept of transcendence, it would prove that a miracle is real.

Teleportation, for example, if science hasn't been able to reach it, it will live in a strictly metaphysical dream. But now with a metaphor, our presence is represented by the avatar, making ita virtual teleportation.

According to mark zuckerberg, we should be able to teleport instantaneously as a hologram to be in the office, to a concert with a friend, or to our parents' living room to meet without having to travel.

The technology in digitalism is extremely dexterous, when compared with classic physical technology. Now teleportation has been able to move objects that are on the nanometric scale like hydrogen atoms.

But what is the point of a metaphor? Could this name be linked to metaphysics? If there is a link, then it is to be expected, that the western world may now be experiencing acute depression. As we know, since the displaying of a materialistic thinking model that relies on logic and rationality, it is metaphysical erased in their scientific dictionaries.

If true, that the term metaphor is linked to metaphysics, it may be thought to be an attempt to restore metaphysics into the realm of human knowledge. In other words, the project dreamed of coming up on the topic of the highest nature of existence. The project wants to show what's really behind all the reality.

Friday, February 11, 2022

Ekspor

*Narahubung Terkait Ekspor*


1. Bagi teman² pengusaha yang memerlukan informasi tentang Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia, dapat menghubungi Direktur Pelaksana LPEI, Pak Maqin Norhadi (+62 815-9358-780), Pak Djoko Retnadi (62 811-891-992).

2. Bagi teman² pengusaha yang mau konsultasi dengan aspek terkait ekspor dapat menghubungi Pak Agus Rofiudin (+62 815-9408-333), Kepala Lembaga Nasional Single Window. 

3. Bagi teman² pengusaha yang mau konsultasi dengan aspek kepabeanan internasional dapat menghubungi Pak Syarif Hidayat (+62 812-5234-0225), Direktur Kepabeanan Internasional, Ditjen Bea Cukai.

- Ibu Finari Manan (+62 811-968-718), Kepala Bea Cukai Soekarno Hatta, 

- Bpk Dwi Teguh (+62 897-6240-788), Kepala Bea Cukai Tanjung Priok satu.

- Bapak Sodikin, (+62 822-5746-3619), Kepala Bea Cukai Tanjung Perak, Surabaya.

4. Bagi teman² pengusaha yang mau kirim produk ke luar negeri dan memerlukan dokumen legalisasi dari Kementerian Luar Negeri, dapat menghubungi Pak Zaenal Abidin (+62 821-1144-3479)  di Direktorat Konsuler Kemenlu.

5. Bagi teman² pengusaha yang mau kirim produk ke luar negeri dan memerlukan dokumen legalisasi dari Kementerian Perdagangan, dapat menghubungi Ibu Desi (+62 811-8686-684) dari Direktorat Fasilitas Kemendag.

6. Bagi teman² pengusaha yang memerlukan narahubung tentang karantina dapat menghubungi Bu Rindayuni (+62 818-164-098) dari Badan Karantina Pertanian.

7. Bagi teman² pengusaha yang memerlukan konsultasi tentang investasi dapat menghubungi Pak Husen Maulana (+62 821-2594-0807), Deputi BKPM.

8. Bagi teman² pengusaha yang memerlukan konsultasi tentang perindustrian dapat menghubungi Pak Warsito (+62 812-9238-836), Staf Ahli Bidang Penguatan Kemampuan Industri Dalam Negeri, Kemenperin.

9. Bagi teman² pengusaha yang memerlukan konsultasi tentang makanan, minuman, dan obat-obatan dapat menghubungi Ibu Erma  (+62 812-8058-030) Direktur PRRS BPOM, Ibu Dwita RM (+62 878-7625-0568) di Badan POM.

10. Bagi teman² pengusaha yang memerlukan konsultasi tentang produk atau sertifikat halal dapat menghubungi Ibu Siti Aminah (+62 812-9988-634), Kepala Pusat Kerja Sama dan Standarisasi Halal, Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal (BPJPH), Kemenag.
(Prof. Sukoso/mantan Kepala BPJPH: (+62 813-3396-5392).)

11. Bagi teman² pengusaha yang mau konsultasi dengan 132 perwakilan RI di luar negeri , Jonny Sinaga (+6287782916255).

Atdag
1. Marina, Atdag KBRI Beijing: +62 877-7521-4411
2. Novita, Atdag KBRI Madrid, Spanyol: +34 664 05 55 53
3. Agung Wicaksono, Atdag KBRI Canberra, Australia: +61 433 790 824
4. Iffah Sa’aidah, Atdag KBRI Ottawa, Kanada: +1 (613) 355-3438
5. Sabbat Christian, Atdag KBRI Den Haag, Belanda: +31 6 18723960
6. Arief, Atdag KBRI Tokyo, Jepang: +62 812-9449-235
7. Rumaksono, Atdag KBRI Singapura: +62 815-7008-477
8. Dwi, Atdag KBRI Seoul, Republik Korea: +82 10-2003-7051
9. Bona Kusuma Atdag KBRI New Delhi: +62 818-174-787
10. Danang Atdag JENEWA: +41 79 625 23 78
11. Deden Atdag Malaysia: +62 899-9999-091
12. Erick ATDAG ANKARA: +62 813-1466-3231
13. Erwansyah Atdag Riyadh: +966 53 476 7235
14. Flora Atdag Bangkok: +62 812-8123-8933
15. Iqbal Atdag VIETNAM:+62 812-9208-551
16. Irman Adi, Atdag Mesir: +62 822-9968-4868


ITPC:
1. Anggun Paramita ITPC Johannesburg: +27 64 692 3092
2. Kumara Jati ITPC Chennai: +91 75501 51483
3. Ami, ITPC Brazil: +62 812-7777-1706
4. Indra, ITPC Shanghai: +6281214941440
5. Ayu ITPC Sidney: +61 499 011 872
6. Bayu ITPC LA: +62 857-1934-0486
7. Bimo ITPC Milan: +62 812-1329-7022
8. Dicky KaITPC Osaka: +62 816-1707-3330 
9. Husodo ITPC Mexico: +52 56 1111 7530
10. Khomaini (Ka. ITPC Dubai) +62 857-1510-4956
11. Ranni Resnia (Ka ITPC Santiago) +56962491811.
12. Risma Oloana Siringoringo (Waka ITPC Santiago) +56224410494.
13. Bagus Wicaksena (Kepala ITPC Lagos) +2348170000031